Setelah mampu berbicara dari hati ke hati..
Sapaan itu memberikan pengertian, sapaan itu membuatku lebih berpikir..
Dan apa yg aku rasakan dr awal, aku memang tak yakin dgn sapaan itu..
Tp aku selalu mengelak krn aku merasa bahagia bersama sapaan itu.
Apa yg aku cari adalah kebahagiaan untuk diri ku sendiri?
"Kebahagiaan itu kebahagiaan yg harus kita ciptakan sendiri BUKAN kita yg mencari kebahagiaan itu"
Sapaan itu telah memberikan banyak pelajaran, kekuatan dan kebesaran Tuhan.
Betapa beruntungnya aku berada dekat dgn sapaan itu.
Sapaan yg cerah, menerangi, mendukung setiap langkahku, dan menarikku jika ku salah.
Tuhan, aku tak punya apa-apa untuk membalas semua kebaikan yg sapaan itu beri.
Sapaan itu tetap menyinariku dari kejauhan, sapaan itu mengingatkanku selalu untuk menjaga sapaan ku yg terdahulu.
Sapaan yg lebih dulu hadir menyinari hidupku. Sapaan yg dulu menghilang namun kembali lg kini.
Sapaan terdahulu yg selalu ada buatku, selalu mendukungku, yg akan membuatku bahagia.
Banyak yg sapaan berikan, beribu-ribu, berjuta-juta kebaikan yg ia tunjukan.
Harapan, keceriaan dan kebaikan yg selalu sapaan itu ajarkan padaku walau memang hanya sesaat.
"Waktu yg sebentar jika dipergunakan dgn baik akan sangat lebih berharga dan berarti"
Itu yg sapaan ajarkan padaku saat ini. Meninggalkan semua kenangan indah, pelajaran hidup yg sangat berharga. TANPA TANGISAN SEDIH, TANPA LUKA dan TANPA CACAT SEDIKITPUN!
Ini sangat berharga, sangat sangat berharga.
Sapaan itu banyak memberikan pesan indah buatku, betapa bersyukurnya aku.
Dan terakhir sapaan itu berkata..
"Sholat, do'a dan bersyukur sm Allah. Jaga sapaanmu yg terdahulu baik-baik..
Cangkir yg sudah penuh tidak akan bisa diisi lagi, berpikir tanpa wadah akan lebih baik. Biarkan semua itu melayang dan berkembang tanpa ada yg menghalangi, karena yg kita punya bukan cuma sekedar bentuk, dia tidak akan bebas lepas dan berkembang sesuai bentuk asli dari masing-masing jiwa. Yg kita perlu cuma hati yg bersih agar dia tetap terjaga dan tak berubah menjadi liar karena sisi gelap dari tiap manusia"
Sapaan itu pun pernah berkata "jangan jadikan aku tempat terakhir untuk melepas bebanmu tetapi jadikan aku batu loncatan untukmu melompat lebih tinggi"
"Kembalilah mencintai sapaanmu yg terdahulu secara total seperti dulu dgn realistis"
Sapaan itu akan terus menjagaku dari kejauhan, aku yakin itu.
Tetaplah kau bersinar di tempatmu berada, dan aku bersinar di tempat dimana aku berpijak.
Aku tidak akan melupakan semua kenangan indah ini, betapa bahagianya aku saat ini..
Biarkanlah aku tersenyum dgn sapaan ku yg terdahulu, yg selalu ada buatku.
semoga semua akan menjadi lebih baik. Aku akan terus menciptakan kebahagiaan untukku, hidupku, dan dgn sapaanku yg terdahulu.
Jagalah aku dr kejauhan semampumu wahai sapaan! Mungkin cerita ini akan aku bawa hingga nanti, akan aku ceritakan pada anak-anakku nanti.
TERIMA KASIH ATAS SEMUA
Kita terbang sesuai dengan arah kita masing-masing
Dan biarkan aku terbang jauh bersama sapaanku yg terdahulu
Menjalani semua ke depan dgn lebih baik sesuai apa yg aku dan sapaanku yg terdahulu cita-citakan.
Jagalah hubungan kami, biarkan semua berakhir bahagia, bukankah km akan bahagia jika melihat aku bahagia bersama orang yg memang untukku?
*di tgl 21 April 2010, tepat Hari Kartini
Aku membuktikan bahwa aku adalah perempuan yg kuat, aku perempuan yg tidak akan menyerah dalam menjalani apapun dan aku akan menjadi perempuan seutuhnya dan menjadi perempuan bahagia di muka bumi ini, Ya.. Aku ingin bahagia dunia akhirat bersama sapaanku yg terdahulu.
Semoga dan akan terjadi hari-hari yg selalu bahagia itu.
Ini menjadikan aku lbh sabar, kuat menjalani semuanya. Tidak akan sia-sia semua pengorbananku, bakal terbayar semua*
SEMUA MEMANG ADA HIKMAHNYA
AKU BERUCAP ALHAMDULILLAH
AKU BERSUJUD SYUKUR
AKU BERUNTUNG
TERIMA KASIH YA ALLAH YA RABB
ENGKAU MAHA BESAR, MAHA ADIL, MAHA PENYAYANG dan MAHA SEGALANYA
Dan ternyata Allah selalu mempunyai rencana dan hasil yg besar di balik setiap apapun, dan pd urusan ini, Allah menitipkan pesan indah buatku melalui sapaan yg tidak aku kira sebelumnya :)
#untuk seseorang yg mengajarkan dan meninggalkan kenangan indah walau sesaat, diakhiri tanpa rasa sedih tapi penuh syukur. Terima Kasih MBN :))
SELAMA DUNIA INI BERPUTAR SELAMA ITU PULA HIDUP AKAN TERUS BERJALAN
DAN INI HANYA SEKALI, TAK AKAN AKU SIA-SIA KAN SEPERTI JANJI, HARAPAN, IMPIAN DAN PRINSIP HIDUPKU
ALLAH AKAN SELALU MENJAGAKU DAN MENYAYANGIKU
TIDAK ADA KARMA BERLAKU PD URUSAN INI JUSTRU KEBERKAHAN YG AKU DAPAT :D
Salah kalau pd berpikir atau pd sumpahin saya/dia kena karma!! :D
Cheers
-Elvanurisya Chalimatussadia-
Saturday, May 8, 2010
Sapaan Itu Menghilang
Sapaan itu hadir ke telingaku..
Terus terus dan terus terulang, sampai akhirnya aku jatuh dalam sapaan itu.
Aku pikir, aku hanya sesaat terjatuh tapi ternyata aku terjatuh dan sangat dalam, susah untuk keluar dari sapaan itu.
Kenyamanan, ketulusan dan kebahagiaan ada disapaan itu.
Sampai akhirnya, aku memilih untuk tetap terjatuh semakin dalam dan tenggelam ke dalam sapaan itu.
Wahai sapaan, mengapa kau membuatku seperti ini?
Disaat aku bingung menentukan arah dan aku masih mempunyai harapan dengan sapaan yg aku jalani terlebih dulu?
Sapaan itu membuatku tersenyum, tertawa bahagia dan mengerti semua tentangku
Aku terjebak, aku semakin larut di dalam sapaan itu hingga aku tak mampu untuk berdiri.
Aku semakin menikmati hari-hari bersama sapaan itu.
Saat aku menikmati dan semakin dalam dan jauh ke dalam sapaan itu, tiba-tiba sapaan itu menghilang..
Menghilang seakan berusaha mengeluarkan ku dari sapaan itu!
Sapaan itu membuat aku semakin timbul ke permukaan, walaupun hati ku masih tertanam pada sapaan itu.
Sapaan itu belum lg menari-nari dan bercerita kepadaku..
Apa sapaan itu menghilang karena keegoisannya atau karena keinginannya untuk pergi dan mengeluarkan aku dr sapaan itu atau aku yg tidak sengaja untuk menyakiti sapaan itu?
Tetapi disaat aku kehilangan sapaan itu, justru sapaan yg lain yg terdahulu menyapaku dgn penuh kehangatan..
Cahaya sapaan lain itu berkembang, bersinar cerah seperti dulu..
Mengembalikan kehangatan dan kenyamanan itu lg..
Apakah sapaan dulu akan membuat aku melupakan sapaan ini lg seperti kemarin-kemarin??
WE'LL SEE!
Cheers
-Elvanurisya Chalimatussadia-
Terus terus dan terus terulang, sampai akhirnya aku jatuh dalam sapaan itu.
Aku pikir, aku hanya sesaat terjatuh tapi ternyata aku terjatuh dan sangat dalam, susah untuk keluar dari sapaan itu.
Kenyamanan, ketulusan dan kebahagiaan ada disapaan itu.
Sampai akhirnya, aku memilih untuk tetap terjatuh semakin dalam dan tenggelam ke dalam sapaan itu.
Wahai sapaan, mengapa kau membuatku seperti ini?
Disaat aku bingung menentukan arah dan aku masih mempunyai harapan dengan sapaan yg aku jalani terlebih dulu?
Sapaan itu membuatku tersenyum, tertawa bahagia dan mengerti semua tentangku
Aku terjebak, aku semakin larut di dalam sapaan itu hingga aku tak mampu untuk berdiri.
Aku semakin menikmati hari-hari bersama sapaan itu.
Saat aku menikmati dan semakin dalam dan jauh ke dalam sapaan itu, tiba-tiba sapaan itu menghilang..
Menghilang seakan berusaha mengeluarkan ku dari sapaan itu!
Sapaan itu membuat aku semakin timbul ke permukaan, walaupun hati ku masih tertanam pada sapaan itu.
Sapaan itu belum lg menari-nari dan bercerita kepadaku..
Apa sapaan itu menghilang karena keegoisannya atau karena keinginannya untuk pergi dan mengeluarkan aku dr sapaan itu atau aku yg tidak sengaja untuk menyakiti sapaan itu?
Tetapi disaat aku kehilangan sapaan itu, justru sapaan yg lain yg terdahulu menyapaku dgn penuh kehangatan..
Cahaya sapaan lain itu berkembang, bersinar cerah seperti dulu..
Mengembalikan kehangatan dan kenyamanan itu lg..
Apakah sapaan dulu akan membuat aku melupakan sapaan ini lg seperti kemarin-kemarin??
WE'LL SEE!
Cheers
-Elvanurisya Chalimatussadia-
Wednesday, February 24, 2010
Dunia Anak
Dunia anak identik dengan keceriaan, waktunya mereka bermain dan senang sm dunia mereka sendiri.
Tapi kok, semakin ke sini, semakin nggak ada dorongan atau acara2 yang berbobot untuk anak-anak.
Kenapa saya tiba-tiba ngepost soal ini?
Karena saya punya 7 keponakan yang masih dibawah 10 tahun semua dan saya liat tatacara, pergaulan bahkan tontonanya sangat nggak sesuai dengan umur mereka.
Contoh, banyak dan maraknya sinetron yang jalan ceritanya berbelit atau ada tontonan yang nggak harusnya dilihat dengan mereka tapi mereka dengan bebas melihatnya.
Memang, pasti semua perlu pengawasan orang tua tetapi jika acara-acara di televisi menampilkan acara yang berkualitas dan nggak terlalu berlebihan mungkin lebih baik.
Akan lebih baik kalo banyak menampilkan acara anak-anak, jangan hanya kartun atau ajang menyanyi aja.
Tetapi buat lomba pelajaran atau acara ilmu pengetahuan, jadi nggak cuma bakat yang mereka tunjukan tapi juga kepintaran mereka sebagai generasi penerus nantinya.
Kalo anak Indonesia dari kecil aja uda dicekokin tontonan yang nggak sesuai dengan umur, nggak berkualitas dan nggak berbobot dan tanpa pengawasan orang tua, akan jadi apa kelak?!
Sedih, kalo anak-anak sekarang ditanya lagu daerah atau lagu anakk yang sesuai umurnya dan menjawab nggak tau.
Yang mereka tau lagu band-band orang dewasa dan yang penting nggak sesuai dengan umur mereka, WOW!
Miris liat kaya gini, memang satu-satunya adalah kita sebagai kakak-kakak dari mereka harus menjaga dan mengajarkan hal-hal yang sesuai dengan umurnya.
Sedikit yang peduli tentang hal kaya gini, mungkin kalian secara nggak sadar pasti pernah temuin anak kecil yang nggak tau apa-apa tentang dunia mereka.
Mereka itu akan menjadi penerus kita, berikan contoh, akhlak yang baik!
Semua mulai dari diri kita bagaimana mengajarkan dan memberitahu batas-batasnya kepada mereka.
Jika kalian peduli dan mulai dari small thing itu bisa menjadi big thing buat ke depannya.
Jaga generasi penerus kita, jangan dicekoki hal-hal negatif yang nggak sesuai.
Semoga, hati kalian tergugah dan memulai dari lingkungan kecil sekitar kalian.
Kembangkan dan kembalilah berjaya para pemuda kreatif yang dapat membuat acara-acara anak yang berkualitas :)
Semoga Bermanfaat,
Cheers.
Save Our Lil Sister-Brother and Children!
Tapi kok, semakin ke sini, semakin nggak ada dorongan atau acara2 yang berbobot untuk anak-anak.
Kenapa saya tiba-tiba ngepost soal ini?
Karena saya punya 7 keponakan yang masih dibawah 10 tahun semua dan saya liat tatacara, pergaulan bahkan tontonanya sangat nggak sesuai dengan umur mereka.
Contoh, banyak dan maraknya sinetron yang jalan ceritanya berbelit atau ada tontonan yang nggak harusnya dilihat dengan mereka tapi mereka dengan bebas melihatnya.
Memang, pasti semua perlu pengawasan orang tua tetapi jika acara-acara di televisi menampilkan acara yang berkualitas dan nggak terlalu berlebihan mungkin lebih baik.
Akan lebih baik kalo banyak menampilkan acara anak-anak, jangan hanya kartun atau ajang menyanyi aja.
Tetapi buat lomba pelajaran atau acara ilmu pengetahuan, jadi nggak cuma bakat yang mereka tunjukan tapi juga kepintaran mereka sebagai generasi penerus nantinya.
Kalo anak Indonesia dari kecil aja uda dicekokin tontonan yang nggak sesuai dengan umur, nggak berkualitas dan nggak berbobot dan tanpa pengawasan orang tua, akan jadi apa kelak?!
Sedih, kalo anak-anak sekarang ditanya lagu daerah atau lagu anakk yang sesuai umurnya dan menjawab nggak tau.
Yang mereka tau lagu band-band orang dewasa dan yang penting nggak sesuai dengan umur mereka, WOW!
Miris liat kaya gini, memang satu-satunya adalah kita sebagai kakak-kakak dari mereka harus menjaga dan mengajarkan hal-hal yang sesuai dengan umurnya.
Sedikit yang peduli tentang hal kaya gini, mungkin kalian secara nggak sadar pasti pernah temuin anak kecil yang nggak tau apa-apa tentang dunia mereka.
Mereka itu akan menjadi penerus kita, berikan contoh, akhlak yang baik!
Semua mulai dari diri kita bagaimana mengajarkan dan memberitahu batas-batasnya kepada mereka.
Jika kalian peduli dan mulai dari small thing itu bisa menjadi big thing buat ke depannya.
Jaga generasi penerus kita, jangan dicekoki hal-hal negatif yang nggak sesuai.
Semoga, hati kalian tergugah dan memulai dari lingkungan kecil sekitar kalian.
Kembangkan dan kembalilah berjaya para pemuda kreatif yang dapat membuat acara-acara anak yang berkualitas :)
Semoga Bermanfaat,
Cheers.
Save Our Lil Sister-Brother and Children!
Saturday, January 2, 2010
Photography I - #1
Well.. Mumpung lagi punya waktu banyak, saya ngepost lagi nih!
Yep, sekarang saya mau bagi tentang fotografi, karena saya kuliah dapet mata kuliah ini dan kebetulan saya juga hobi dan masih belajar, sayang saya punya catatan tapi nggak dibagi-bagi ke teman-teman semuanya.
#sejarah Fotografi
Sebelum ada istilah fotografi, jauh sebelum itu uda ada yang namanya kegiatan memotret.
Sekitar tahun 1646, Leonardo Da Vinci yang kita tahu sebagai Pelukis terkenal dengan lukisan Monalisa, ia menemukan 'Camera Obscura'.
Camera berarti Kamar, dan Obscura berarti gelap.
Sering disebut Kamar gelap, Ruang gelap atau Dark room.
Obscura berukuran sebesar rumah, yang di beri lubang sebesar lubang jarum atau sering disebut Pinhole.
(Gambar akan menyusul ya, soalnya saya update blog ini dari , atau coba kalian googling gambar2nya)
Dan seiring perkembangan juga, obscura tidak sebesar rumah lagi tapi dengan ukuran lebih kecil seperti besarnya televisi.
Seorang ilmuwan Perancis, Josep Nicepce berhasil membuat foto pertama dalam sejarah.
Dan foto tersebut diberi judul "view from window at the grass" dengan memerlukan waktu 8-10 jam untuk mendapat foto tersebut.
Bayangkan, jaman kita sekarang mau foto cuma tinggal klik langsung jadi, sedangkan itu 8-10 jam.
(Kalo kita 8-10 jam uda dapet berapa ribu foto ya? Hihihi)
Dan saat itu lahir istilah Heliografi.
Helio dari kata Helium yang artinya gas yang ada dimatahari,
sedangkan grafi dari kata grafin yang artinya melukis, menggambar, menulis.
Tidak lama kemudian, lahir istilah Photography yang dikemukakan oleh Sir John Herschel.
Maaf sekarang saya belum bisa tampilin gambar karena saya ngepost lwt .
Nanti selanjutnya saya akan ngepost tentang Diafragma, shutterrspeed, dan lain lain tentang fotografi.
Dari kamera SLR (analog) dan DSLR (digital).
Cheers, Semoga Bermanfaat - To Be Continue
Yep, sekarang saya mau bagi tentang fotografi, karena saya kuliah dapet mata kuliah ini dan kebetulan saya juga hobi dan masih belajar, sayang saya punya catatan tapi nggak dibagi-bagi ke teman-teman semuanya.
#sejarah Fotografi
Sebelum ada istilah fotografi, jauh sebelum itu uda ada yang namanya kegiatan memotret.
Sekitar tahun 1646, Leonardo Da Vinci yang kita tahu sebagai Pelukis terkenal dengan lukisan Monalisa, ia menemukan 'Camera Obscura'.
Camera berarti Kamar, dan Obscura berarti gelap.
Sering disebut Kamar gelap, Ruang gelap atau Dark room.
Obscura berukuran sebesar rumah, yang di beri lubang sebesar lubang jarum atau sering disebut Pinhole.
(Gambar akan menyusul ya, soalnya saya update blog ini dari , atau coba kalian googling gambar2nya)
Dan seiring perkembangan juga, obscura tidak sebesar rumah lagi tapi dengan ukuran lebih kecil seperti besarnya televisi.
Seorang ilmuwan Perancis, Josep Nicepce berhasil membuat foto pertama dalam sejarah.
Dan foto tersebut diberi judul "view from window at the grass" dengan memerlukan waktu 8-10 jam untuk mendapat foto tersebut.
Bayangkan, jaman kita sekarang mau foto cuma tinggal klik langsung jadi, sedangkan itu 8-10 jam.
(Kalo kita 8-10 jam uda dapet berapa ribu foto ya? Hihihi)
Dan saat itu lahir istilah Heliografi.
Helio dari kata Helium yang artinya gas yang ada dimatahari,
sedangkan grafi dari kata grafin yang artinya melukis, menggambar, menulis.
Tidak lama kemudian, lahir istilah Photography yang dikemukakan oleh Sir John Herschel.
Maaf sekarang saya belum bisa tampilin gambar karena saya ngepost lwt .
Nanti selanjutnya saya akan ngepost tentang Diafragma, shutterrspeed, dan lain lain tentang fotografi.
Dari kamera SLR (analog) dan DSLR (digital).
Cheers, Semoga Bermanfaat - To Be Continue
Friday, January 1, 2010
What a fun Wednesday!
Wah, baru sempet update my blog lagi nih.
Alhamdulillah mumpung punya waktu kosong dan kuliah lagi nggak padet.
Sekarang, kita masuk di tahun 2010 (waduh telat banget saya), yang dibilang tahun macan, bener nggak tuh?
Setelah lama absen di perbloggan dan banyak yang saya rasa, lihat, beberapa bulan ini.
Hari ini Rabu, 24 Feb 2010
Saya berangkat dari rumah diantar Mami saya menuju kampus.
Baru mau masuk tol jorr deket rumah, saya putar balik karena pintu tol ditutup karena stuck macet total.
Akhirnya saya putuskan untuk turun dan menyuruh mami saya pulang dan saya lanjut dengan angkutan umum.
Perjalanan di angkutan umum pertama lancar, damai sambil liat pemandangan jorr yang benar-benar parkir padahal kan artinya Jakarta Outer Ring Road (bener nggak tuh spellingnya?) Atau Jalan Bebas Hambatan, tapi kok stuck begitu.
Setelah turun, saya naik angkutan umum kedua dan Subhanaallah, jalanan biasa pun macet total!
Panas, pusing, ngejar waktu akhirnya saya online twitter, dengerin musik biar nggak pusing tapi tetep aja keringet ngucur ngalir netes-netes dr dahi saya, ckckck
Ternyata usut punya usut ada truk pengeruk tanah mogok ~..~ ngoook!
Berapa jam macet-macetan saya baru inget ada kuliah umum hari ini.
Telat sejaman saya tadi hihihi maaf.
Akhirnya saya lanjut dengan naik bis kuning kendaraan kampus saya, setelah itu saya lari dengan teman saya ke aula lantai 4.
Dengan ngos-ngosan saya cuek aja masuk, bodo amat deh mau telat berapa lama yang penting judulnya masuk dulu.
Akhirnya setelah duduk, saya baru tau pembicara saya adalah Pemimpin Redaksi Koran Jakarta, Bpk. Slamet.
Mendengar cerita, pengalaman Beliau dan saya dari awal memang antusias dengan dunia jurnalistik, saya jadi makin yakin mantap hati ke jurnalistik.
Saya yang tadinya cape, ruwet, pusing karena jalanan jadi semangat.
Banyak banget yang saya ambil dari kulum tadi.
Alhamdulillah, nggak sia-sia perjalanan tadi buat sampe ke kampus.
Tapi karena saya telat waktu banyak jadi saya cuma 1 jam 30 menit di kelas dan setelah itu pulang.
Wah, lama dijalannya daripada kuliahnya ya, hmm..
Tapi bersyukur hari ini segalanya dimudahkan dan ditutup dengan hal yang membuat semangat!
Begitulah rencana Tuhan kita nggak pernah tahu.
Benar kata pepatah, Bersusah-susah dahulu, Senang kemudian :)
Cheers, Jangan pernah lupa bersyukur ☺
Alhamdulillah mumpung punya waktu kosong dan kuliah lagi nggak padet.
Sekarang, kita masuk di tahun 2010 (waduh telat banget saya), yang dibilang tahun macan, bener nggak tuh?
Setelah lama absen di perbloggan dan banyak yang saya rasa, lihat, beberapa bulan ini.
Hari ini Rabu, 24 Feb 2010
Saya berangkat dari rumah diantar Mami saya menuju kampus.
Baru mau masuk tol jorr deket rumah, saya putar balik karena pintu tol ditutup karena stuck macet total.
Akhirnya saya putuskan untuk turun dan menyuruh mami saya pulang dan saya lanjut dengan angkutan umum.
Perjalanan di angkutan umum pertama lancar, damai sambil liat pemandangan jorr yang benar-benar parkir padahal kan artinya Jakarta Outer Ring Road (bener nggak tuh spellingnya?) Atau Jalan Bebas Hambatan, tapi kok stuck begitu.
Setelah turun, saya naik angkutan umum kedua dan Subhanaallah, jalanan biasa pun macet total!
Panas, pusing, ngejar waktu akhirnya saya online twitter, dengerin musik biar nggak pusing tapi tetep aja keringet ngucur ngalir netes-netes dr dahi saya, ckckck
Ternyata usut punya usut ada truk pengeruk tanah mogok ~..~ ngoook!
Berapa jam macet-macetan saya baru inget ada kuliah umum hari ini.
Telat sejaman saya tadi hihihi maaf.
Akhirnya saya lanjut dengan naik bis kuning kendaraan kampus saya, setelah itu saya lari dengan teman saya ke aula lantai 4.
Dengan ngos-ngosan saya cuek aja masuk, bodo amat deh mau telat berapa lama yang penting judulnya masuk dulu.
Akhirnya setelah duduk, saya baru tau pembicara saya adalah Pemimpin Redaksi Koran Jakarta, Bpk. Slamet.
Mendengar cerita, pengalaman Beliau dan saya dari awal memang antusias dengan dunia jurnalistik, saya jadi makin yakin mantap hati ke jurnalistik.
Saya yang tadinya cape, ruwet, pusing karena jalanan jadi semangat.
Banyak banget yang saya ambil dari kulum tadi.
Alhamdulillah, nggak sia-sia perjalanan tadi buat sampe ke kampus.
Tapi karena saya telat waktu banyak jadi saya cuma 1 jam 30 menit di kelas dan setelah itu pulang.
Wah, lama dijalannya daripada kuliahnya ya, hmm..
Tapi bersyukur hari ini segalanya dimudahkan dan ditutup dengan hal yang membuat semangat!
Begitulah rencana Tuhan kita nggak pernah tahu.
Benar kata pepatah, Bersusah-susah dahulu, Senang kemudian :)
Cheers, Jangan pernah lupa bersyukur ☺
Subscribe to:
Posts (Atom)